Diaanterin gue sampe dipintu depan…dan gue tanpa banyak omong langsung cabut pulang dan banyak pikiran dihati. Bokeb “sakit tau!!!!” kata Vira dengan nada keras. “asal apaan??” tanya gue nggak sabar. Tetep aja nggak bisa. Ternyata bulu memeknya tipis dan lurus. “loe nggak papa Vir?” tanya gue kawatir takut dia nyesel. Tiba2 Vira ndorong gue menghentikan ciuman dan ngomong “Ky…ada satu yang perlu loe tau. Sampai dikamar…dia duduk duluan di kasurnya yang lumayan gede. Sambil ciuman…gue coba masukin anu gue ke memeknya. Gue juga nggak mau loe ngira gue beginian ama semua cowok.” “Gue nggak perduli juga dengan masa lalu loe Vir…yang penting sekarang gue seneng ama loe. Setelah beberapa saat gue tanya ” Vir…gue boleh cium loe nggak?” “Sekali aja ya Ky…” katanya dengan senyum nakalnya. “Mau beer Ky?” tawar Vira. Vira diam aja sambil goyang2 dikit. Tanpa melepas behanya…toketnya gue keluarin dan mulai gue pindah ciumin danmainin kedua payudaranya.




















