Tubuhnya menggelinjang menahan sakit, kemudian aku tertawa-tawa kecil, puas rasanya pikirku sambil memasang beberapa pemberat sehingga putingnya tertarik kebawah dan sebagai akibatnya jepitannya semakin kuat.Aksi selanjutnya kugunting celana dlm, terlihat rambut-rambut di memeknya menebar bau khas wanita, tak tahan aku lansung meraba, membelai tubuhnya dari atas sampai bawah, lalu berjongkok dan mulai merangsang memeknya dgn mulutku. Bokep sy ngapain” tanya aku dlm kebingunan dlm ruangan yg cukup besar dan luas yg penuh dgn wewangian yg membuat gairah meningkat.“Hebat.. Kemudian aku melanjutkan dgn puting kanannya. Kini sepasang lengan halus itu bukan miliknya lagi, tak bergeming sekalipun Jane berusaha menggerakkan tubuh, mungkin pegal pikirku.Dlm ketdkberdayaan tersebut Jane kubimbing ke sebuah spread-bar papan utk kaki dan kuperintahkan Jane melebarkan kakinya tersebut dan kukunci setelah pas, sekarang Jane tdk dapat merapatkan kakinya lagi, kulihat CD-nya mulai basah karena rangsangan. “Selesai,” spontan kataku dgn bangga sambil keluar dan menggembok pintu kandang.Tinggallah kini Jane berperan sebagai tahanan itu sendirian dlm penderitaannya.




















