Didalam lift aku jelaskan bahwa kamar hanya pesan satu, dan aku tanya Ika apakah dia keberatan kalau aku gabung dikamar dia, plus aku tambahkan sekalian menghemat anggaran kantor cabangku, toh cuman untuk tidur saja.Ika terlihat bingung namun juga tidak bilang keberatan atau tidak keberatan, sambil jalan ke kamar yang dituju. Tidak banyak yang kita bicarakan “About Last night” yang jelas aku menuggu kesempatan untuk “honeymoon” berikutnya. Bokep Aku aba pahanya yang sering aku tatap dikantor kini ada di genggamanku. Sempat kuatir kalau kalau ada sperma yang masuk ke Miss V nya, ceritanya bisa panjang nantinya….Setelah berpelukan yang bermesraan ala romantic, kami pun segera mandi bersama, mengingat waktu yang harus kami kejar untuk rapat hari kedua, kami pun hanya mandi bersama plus sedikit saling mengusap dengan sabun.Rapat hari kedua pun dimulai seperti biasa, dan sorenya kami pun kembali ke kota kami.




















