Kini aku bisa memastikan bahwa tante Ani saat ini sedang terangsang atau istilah modern-nya
‘horny’.“Bernasss … kamu nakal banget sih! Bokep Asia Suruh mbak masak atau beli mie ayam di dekat sini.”“Ahhh ogah, tante pengen jalan-jalan juga kok. Jangan malu-malu!” seru tante Ani girang. Tante Ani kemudian memelukku manja dengan posisi kepalanya di atas dadaku. Suara erangan dan desahan-nya makin terdengar panas saja di telingaku. Kalo tante tidak cocok dengan harga yang dia tawarkan, tante pergi saja.” Aku masih menyibukkan diri mengamati lukisan- lukisan yang ada, dan tante Ani tidak bosan menjelaskan arti dari lukisan-lukisan tersebut. Aku hanya tersenyum saja. Alamak gaya tidurku kok jelek sekali sih sampe-sampe rok tante Ani tersingkap tinggi banget. Temenin tante bentar yah.” mintanya sedikit memohon.Aku juga merasa kasihan dengan keadaan tante Ani yang tinggal sendiri di apartemen itu.




















