he.. Bokep Ojol Hari demi hari kami terlihat semakin akrab, bahkan banyak teman-temanku yang menyangka kalau aku sedang PDKT dengannya.Semua anggapan temanku, tidak terlalu aku pikirkan, karena aku merasa, Laura disini sedang belajar dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh sekolahnya, dan sebagai seorang karyawan di PT. Timbul perasaaan cemburu ketika mendengar gurauan itu. “Ok deh Pak, eh Fais”, sambil tersenyum Laura langsung menggandeng tanganku. Bel istirahatpun berbunyi, dan kami langsung menuju kantin untuk makan siang.Baru saja aku selesai makan, Laura mendekatiku dan berbisik “Besok Bapak saya tunggu di Hero sekitar jam 10.00 pagi, ada yang ingin saya bicarakan, saya tunggu didepan ATM”. “Ngga juga, Laura seneng saja kalau deket ama Fais, kenapa ya?” “Mau tahu jawabannya”, candaku. Tapi sekarang aku yang bingung, karena dengan melihat bentuk tubuhnya saja (waktu di kantor), bisa membuat aku “konak”, sekarang seluruh tubuhnya sudah melekat erat ditubuhku (walau masih memakai pakaian lengkap).




















