“Karen kerja ma…”, jawabnya. Bokep Montok Fahmi mengarahkan pencahayaan, sambil sesekali ia pun memandangi belahan dada Karen.***
“Sekali lagi ya…”, kata Guntur setelah beberapa kali mengambil shoot namun belum puas juga dengan hasilnya. Namun Karen sudah tidak bisa berpikir apa-apa lagi. Karen masih sedikit lelah akibat adegan tersebut. Karen pun langsung menelponnya, siapa tahu itu merupakan kesempatan baginya. “Dalam beberapa hari saja kami sudah bisa beli handphone mahal…”, tambahnya lagi. “Terima kasih ya…”, balas gadis remaja itu lalu meninggalkan kantor yang terlihat baru, dengan desain seperti studio photo.Nama gadis remaja itu adalah Karen, ia baru saja lulus sekolah dari tingkat atas, sebulan tidak mendapatkan kerja membuat ia terpaksa mengambil tawaran kerja dari Florensia.




















