Dan aku masih sering menghubunginya. Vidio Sex Sebagai seorang kekasih dan seorang teman, tidak seharusnya ia meninggalkan Chie seperti ini, dan sekedar meneleponku untuk menyampaikan, “Ray, maaf aku tidak bisa ke rumah Chie. “Seandainya saja pikiran kita sudah lebih terbuka, mungkin Indonesia sudah kehabisan perawan. “Chie, sudahlah.”
“Ray, Papa udah nggak ada.”
Kuusap belakang kepalanya, menekan tengkuknya, berusaha melegakannya. Wajahnya melukiskan kebahagiaan dan ketenangan. Chie, gadis penuh pesona.Januari 1999“Raaayy! “Ray, kamu tahu?”
“Apa?”
“Masalah Jay. Bahkan aku pun tidak tahu? Dan itulah yang membuatku tertawa. “Jay, Chie menyuruhku ke sini. Dan itulah yang membuatku tertawa. “Ach,” erangku. Namun kata-kata “bule” itu menambah emosi yang memang sudah terpancing sebelumnya. Aku bangga, karena suaminya adalah seorang bule yang benar-benar bule, yang “open minded”. Kusentuh tubuh indahnya, membantunya melepas baju dan branya. “Ray tahu.”
Chie menangis dalam pelukanku, membuatku sejenak mengingat ayahku sendiri yang selalu berkutat dalam pertempurannya dengan idealisme yang kumiliki.




















