Dan aku menikmati semua yang dilakukan bapak terhadapku. “Pagi pak….”tegurku sepeti biasa. Bokep Arab “hm…..Bapak…sshhh…”aku cuma bisa mendesah. Sesekali aku lihat tangan Bapak mengocok2 penisnya sendiri.. Aku mulai bekerja, sementara Bapak kulihat sibuk memperhatikan aku. “Oh..kamu ini…anak gadis telat terus…kebetulan, tadi saya beli sarapan 2…ayo sarapan dlu….kita ke ruangan saya saja…”ujar Bapak berjalan ke arah ruangannya sambil kembali memegang daguku. Sesekali aku lihat tangan Bapak mengocok2 penisnya sendiri.. Beberapa menit kemudian…aku merasa ada yg mau keluar dari vaginaku…
Aku mau mencapai klimaksku…
“ah….bapak…terus pak…enak pak…..”
“ahh….ssshh….bapak…tesa sayang bapak….”
“oooh….ahhh….sss…Bapak…tesa mau keluar pak..terus…jangan berhenti pak….ohhh…bapaaaaaaaaaaaaaaaakkkk…enaaakkkk bgt paaaaaaakkk……..”
sesaat aku lemas….aku merasakan kenikmatan yg luar biasa…. tanpa menunggu lama, kami sudah saling berciuman.Bibir Bapak mengulum2 bibir merahku, sementara lidah kami saling gulung. “Bapak….cium bibir tesa Pak” perintahku pada Bapak. Ini bisa sampai 2 atau 3 jam. Jantan sekali.Kami bertemu tiap hari, dan setiap transaksi, kami selalu melakukannya berdua.




















