Sambil menunggu istrinya keluar kamar mandi, kami kembali berciuman dan berpelukan, kurasakan sperma Pak Toni meleleh keluar dari vaginaku tapi kubiarkan saja.Ternyata cukup lama juga Lita mandi, hampir 30 menit dia belum juga keluar, kalau tahu dia mandi begitu lama tentu kami bisa melakukan babak kedua, tapi itu justru memberi kami kesempatan untuk saling meraba lebih lama lagi, penis Pak Toni sudah mulai kembali menegang.Untuk mengurangi kecurigaan, kuketuk pintu kamar mandi.“mbak, aku mau ganti baju yaaa” kataku minta permisi”masuk aja Ly, aku udah selesai kok” jawab suara dari dalam,ketika pintu kubuka ternyata mbak Lita memang udah selesai, mengenakan piyama seperti halnya aku, rambutnya basah tergerai semakin menambah pesonananya. Bokepindo Dan akupun menerima segala limpahan birahi tanpa mempedulikan istrinya yang tengah sendirian di kamar lain, kunikmata saat spermanya membanjiri vagina dan mulut.“kamu hebat, belum pernah aku melakukan seperti ini dengan Lita” katanya sebelum meninggalkan kamarku seraya meninggalkan sebuah check di meja yang nilainya jauh lebih tinggi daripada kalau aku menemani




















