Aku berkata terus-terang bahwa aku tidak tahu-menahu mengenai utang itu, kemudian aku menyuruhnya untuk kembali besok saja. Tetapi aku tidak pernah mengeluh. Bokep Family Untung saja tak lama kemudian Rikky pulang. Tetapi dengan pandangan nakal dia tersenyum,“Lebih baik saya menunggu saja Mbak, itung-itung menemani Mbak.” Aku agak risih mendengar ucapannya itu, lebih-lebih ketika melihat tatapan liar matanya yang seakan-akan ingin menelanjangi diriku.“Rikky tidak pernah cerita kepada saya, kalau ia memiliki istri yang begitu cantiknya. Kemudian ia melanjutkan, “Kamu tahu maksud kedatangan Johan tadi sore. Mungkin setelah ini ia akan kapok berjudi lagi pikirku. Johan menanyakan dengan lembut, aku ingin minum apa.Kusahut aku ingin minum coca-cola, tetapi jawabnya minuman itu tidak ada sekarang ini di kamarnya, kemudian dia mengeluarkan sebotol sampagne dari kulkas dan menuangkannya sedikit sekitar setengah sloki, kemudian disuguhkannya kepadaku, “Ini bisa menghilangkan sedikit rasa gugup yang kamu rasakan sekarang ini, dan bisa juga membuat tubuhmu sedikit hangat.Kulihat dari tadi kelihatannya kamu agak kedinginan”, ucapnya lagi sambil menyodorkan minuman




















