Aku berada di ambang puncak sampai beberapa detik kemudian, “Yeaahh..!” Aku memuntahkan lava putih yang mengental di dalam mulutnya. Aku merasakan suatu keganjilan. Bokep Tante Kiranya Linda telah pergi ke kantornya. “Oufh..!” Aku menghela napas sesaat. Kulihat Linda masih tak bergerak. aktifin tuh handphone-nya..!”
“Klik!” Anehnya, pengunjung bar yang lain tampak sama sekali tak peduli dengan aktivitas konyol yang berlangsung saat itu. Kepalaku terasa sedikit pening. “Ya, Hallo..!” sapaku datar. Aku terbatuk kecil. Aku masih belum dapat berkonsentrasi. Anehnya, pengunjung bar yang lain tampak sama sekali tak peduli dengan aktivitas konyol yang berlangsung saat itu. Ia lalu duduk di dekatku dan menyapaku. Ia melanjutkan kata-katanya dengan suara berat. Daya sedotnya begitu sempurna dan memiliki irama yang teratur dan konstan.




















