Entah apa yang mereka bicarakan di sana.Felly ini gadis baik. Tanpa perhitungan.”
Senyumku berubah kecut. Bokep Mama Ia mengerang kenikmatan. “Den ditunggu non Felly, katanya aden disuruh masuk.”
“Iya Bik.”Aku merapihkan pakaianku, berjalan mengikuti bibik tua itu ke dalam. Sejenak aku linglung. Dan sekarang kejadian lagi. HRC hampir tutup. “Hallo, Ricky, kamu kemaren kemana? I took her to the bed. “OK, sambungkan..!” Entah mengapa lidahku sulit diajak kompromi kalau sudah soal Felly. Kepalaku sudah berat bukan kepalang. Terus terang untuk berdiri pun aku sulit saat itu. Sampai jam 5 sore, waktu karibku menelpon aku malah buat janji dengannya untuk clubbing di Zanzibar. Baru 2 km dari rumahnya, aku memukul-mukulkan tanganku ke stir mobil ini. Itu saja. Tapi entah mengapa hatiku (Sebagian temanku bilang aku tidak punya.. Kubuat sikapku persis seorang remaja putus asa akibat problem rumah tangga menahun.




















