Fajar: *masih terbengong-bengong*, iya…
Aku: Pulangnya ke mana mas? Bokep Cina iya mbak
Mas Edi: Sstt… terus kalau Fajar juga pingin gimana dong? Setelah berputar 1 kali di depan Plaza Senayan, dan kami tidak juga menemukan joki yang berpenampilan bersih. Mas Edi: Saya pulang ke Gading, tapi mau mampir dulu ke Sabang, ada perlu. Seperti aku bilang sebelumnya tadi, bahwa aku tidak pandai bercerita, jadi lebih baik aku tuliskan saja pembicaraan kami sore itu.Aku: Selamat sore mas. Dan tak lama mas Edi memberikan sejumlah uang kepada Fajar sambil berbasa-basi. Aku: Maksudnya apa mas? Lalu mas Edi meremas-remasnya, sampai aku melenguh-lenguh keenakan. Mas Edi: Oh gitu, yah boleh aja sih asal bayarannya cocok aja, ya nggak jar? Aku: Bayarannya apa sih mas?




















