“ Aaahhhhhh….Ahhhhhhh..”jeritan Merry begitu kuat dari samping pojok kamar membuat aku terperanjat sambil menahan pusing dan perih di kepalaku. Bokepindo Semenjak lulus Master dalam bidang manajemen, rutinitas pekerjaan telah menunda akan kehadiran anak.Untung saja hal itu ternyata tidak mengganggu keharmonisan dalam keluargaku. Aku juga tahu bahwa Merry merasa sudah tidak punya harapan untuk bisa lepas lagi, yang dia inginkan hanyalah orang itu menghentikan gelitikannya saja.Beberapa saat kemudian nampak Merry menjerit keras, kedua kakinya menendang nendang sekenanya. Telunjuknya bergetar cepat,menggelitik putting susu yang masih menegang itu. Dan seketika itu juga dua jari telunjuknya dimainkan di kedua putting susu Merry secara bersamaan. Mereka spontan berhenti semua.“Mau apa kamu heee!!”, bentak merekaSambil meludah ludah menahan emosi dan pedih di kepala, aku berusaha bicara.“Brankas ada di ruang sebelah….kuncinya 3366”, kataku sambil terengah engah.“Tapi demi Tuhan lepaskan istriku…!!!”, teriakku“Hehehehe…..akhirnya menyerah juga”, tawa mereka.Akhirnya komandan itu berlalu ke sebelah. Beberapa saat kemudian Merry hanya bisa sesenggukan dan akhirnya menangis lagi.




















