Kalau kamu naikkan, aku tidak tahan..” alasanku.Aku memang ingin membuat Felicia kedinginan. Bokepindo Masih 30 menit lagi. Aku menuliskan request laguku dan memberikannya melalui pelayan cafe tersebut.“The Boy From Ipanema, please.. Aku tunggu ya.”“Okay.. Ugh.. Dia berdiri lagi dan menciumi puting dadaku!Ternyata enak juga rasanya. Benar! Maju-mundur, berputar, Sambil bibir kami saling melumat. Kini mukaku dan Felicia saling bertatapan. Felica tersenyum. “Boy, AC-nya dikecilin yah?” tangan Felicia sambil meraih tombol AC untuk menaikkan suhu. Felicia berteriak makin keras.“Yes.. Suhu yang dingin membuat kami saling merapat mencari kehangatan. Sesekali Felicia menggigit bibirku. Tadi malah sudah mengintip kalian di kamar mandi..” kata wanita itu. Kuusap perlahan. Tapi apa boleh buat. From Boy.”, tulisku di kertas request sekaligus menuliskan nomor HP-ku. Cukup seksi. Kamu tahu jazz scale juga? Perlahan tanganku merayap naik sambil memijat ringan pinggang, punggung dan bahu Felicia. Fuck me..” ceracaunya.Rupanya Felicia adalah tipe wanita yang bersuara keras ketika bercinta.




















