Enam bulan pun berlalu. XNXX Jepang Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Tubuhku masih bergetar. Tiba-tiba, Tomo menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Jangaan!!”, aku berteriak ketakutan.Terlambat, aku sudah telanjang total. Tomo bergeser ke sampingku. Senyuman misterius menghiasi wajahnya. Akhir-akhir ini, kami memang jadi sering membicarakan soal cowok.Mungkin karena puber. Aku pun berteriak lebih keras dari sebelumnya.“Ohh..Maria.”Aku merasakan tangan Tomo meremas pinggulku dengan kuat. Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Aku pun mengikuti permainannya, sedikit takut, sedikit ingin tahu. Kamu tidak harus memanggil aku ‘ayah’ atau sebutan lainnya, panggil saja aku Tomo.”Sambil mengalihkan pandangannya ke temannya, dia melanjutkan,”Nah.., ini adalah temanku, namanya Tomi.”Akupun menyunggingkan senyuman ke arah Tomi yang membalasku dengan senyuman hangat.Aku sama sekali tidak percaya bahwa ternyata Tomo tinggal sendirian di rumah megah seperti ini dan masih berusia 24 tahun saat itu.




















