Sehingga saat dia tidak pulang ke Semarang, Milalah yang mengisi kekosongannya itu.“Yogya, Yogya, ayo mas, yang ini sudah mau berangkat mas,!”Suara kenek itu membuyarkan lamunanku, baru tuntas seminar dan agak lelah aku bersiap-siap ke Yogya; biasanya langsung naik bis Nusantara atau Ramayana ke Yogya dan berhenti di Ringroad ke rumah keluarga, ortu dan adikku tinggal. Bokep Colmek Tak sabar menunggu hari itu, masih asyik aku mengorek informasi melalui e-mail. Aku terbaring lunglai, di atas tubuh Mila yang berbusana tali itu, setelah mencapai puncaknya,“Good Girl” kataku sambil memegang kepalanya seperti aku menyayang-nyayang anjing keAnenganku si Bonci.Mila pingsan tak sadarkan diri.Segera aku membersihkan tubuhnya sekedarnya dengan handuk yang kubasahi, memakaikan pakaiannya lengkap dengan blus biru kerah shanghainya, mengancingi blusnya berurutan rapi. Aku tanya sama Mbak yang di resepsionis dan katanya Mila kantornya itu tuh yang dekat GM nya katanya dengan sinis (mungkin dia nggak pernah diperhatikan sang GM).Dengan berpakaian necis lengkap dengan dasi dengan confident aku datangi kamar kerjanya Mila.




















