Nenek Tua Berambut Coklat Digencet Di Rel Kereta

Aku sudah menjalani profesiku ini sekitar 4 tahun dan selama itu juga aku belum merasakan yang bisa memuaskan hasratku, mungkin karena yang aku layani adalah om-om yang kebanyakan usianya sudah tua, makanya bener seperti pepatah, nafsu kuda tenaga ayam, hehe… Suatu siang aku mendapatkan telpon dari seorang laki-laki yang memesanku siang itu juga saat jam istiahat kantor. Kubentangkan kakiku semakin lebar, semakin masuk pula kepala beliau di selangkanganku. Bokeb Beliau membalas dengan sedotan kuat pada putingku bergantian. Aku diam sesaat mengamati expresi kenikmatan yang terpancar diwajah beliau, kupeluk kepalanya dan kutempelkan di antara buah dadaku. Aku merosot dari pangkuannya, berlutut diantara kakinya, sengaja kugoda dengan membuka resliting celananya dan kukeluarkan kejantanan yang sudah tegang mengeras. Sambil mengumpat dalam hati aku hanya tersenyum manja mendapat perlakuannya, bukan sekali ini kualami perlakuan kasar dan sok kuasa dari tamuku, mentang mentang aku dibayar, semua kupendam dalam dalam, anggap saja sebagai resiko pekerjaan.“Lepas dulu bajunya om, ntar kusut” kucoba mengalihkan perhatian dengan mencopot

Nenek Tua Berambut Coklat Digencet Di Rel Kereta

Related videos