Saya dan Ibu Sela lalu masuk mobil dan kami pun langsung meninggalkan rumah. Bokeb Bahkan saya jengkel juga ketika pemilik tanah itu tidak ada di tempat, harus dijemput dulu oleh keponakannya yang segera meluncur di atas motornya. “Emang punya suami Ibu Sela seperti apa?”, tanya saya. Memeluk pinggangku sambil berkata perlahan,
“Kita harus berterima kasih pada pemilik tanah itu, ya Pak. Terkadang kuremas-remas juga bokongnya yang lumayan besar dan padat. Dan setengah jam kemudian Ibu Sela sampai kerumahku dengan diantar sopir perusahaan. Lalu kami sama-sama terkapar, dengan keringat bercucuran,
“Ini yang pertama kalinya saya digauli oleh lelaki yang bukan suami saya…”, kata Ibu Sela sambil membiarkan batang kemaluanku tetap menancap di dalam memeknya.




















