Ternyata Rio mulai menghujamkan kemaluannya ke dalam kewanitaanku. Bokep Korea Hasil diagnosa dokter ini bagaikan gada raksasa yang menghantam wajahku. Jangaann! Aku dibilang anak dari keluarga broken home sepertinya tidak bisa, walaupun ayah dan ibuku bercerai saat aku baru saja diterima di perguruan tinggi. Aku tidak tahu secara pasti, siapa ayah dari anak yang sekarang ada di kandunganku ini. Yang pasti ia adalah anakku. Kugeleng-gelengkan kepalaku yang terasa seperti berputar-putar.Tanpa mau membuang-buang waktu lagi, Rio mengeluarkan beberapa utas tali sepatu dari dalam saku celananya. Karena kelelahan, tubuh Rio langsung tergolek di samping tubuhku yang bermandikan keringat dengan nafas terengah-engah.“Braak!” Aku dan Rio terkejut mendengar pintu kamar terbuka ditendang cukup keras. Kemudian ia bahkan melepaskan celana dalamku. Mulut Rio secepat kilat memagut mulutku. Jangan, Rio! Kemaluannya menyemprotkan cairan-cairan putih kental di dalam kewanitaanku. Aku merasakan rasa sakit yang hampir tak tertahankan lagi. Akibat kelelahan bercampur dengan kesakitan yang tak terhingga akhirnya aku tidak merasakan apa-apa lagi, tak sadarkan diri.




















