Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Dari balik kaca mobil, seorang lelaki melemparkan jari tengahnya ke arah lelaki berjaket jins. Bokep China Dingin kota ini makin terasa. Aku yakin sekali, orang tuanya sudah berhasil mendidiknya dengan ajaran agama. Anak itu kembali menyodorkan jualannya, tapi kini cara berdirinya kurang stabil. Gila. Polos sekali. Tapi tidak semua orang di jalan raya itu lucu. Anak laki-laki yang berjualan itu malah tersenyum. Sehabis menikmati dunia, anak-anak itu berpencar lagi, termasuk anak laki-laki yang kembali ke dekat tiang lampu merah. Dingin kota ini makin terasa. Dingin kota ini makin terasa. Tiap kali dia berkata begitu, dia selalu menyertakannya dengan merendahkan bahu. Seperti biasa, aku berdiri di tempat ini, di dekat tiang nama jalan yang bertuliskan Jalan Merdeka Raya.




















