Dalam selang waktu itu terjadi percakapan kecil antara aku dan tante Hana.“Silahkan diminum airnya, nak Rey!” kata tante Hana.“Iya, Tante!” jawabku sambil mengambil gelas berisi teh hangat yang ada di depanku.“Sudah semester berapa sekarang?” tanya Tante Hana memulai percakapan.“Sudah semester akhir sih, Tante! Bokep Indo Viral Kaka nggak usah bohong… Kenapa Kaka melakukan ini dengan Mamaku!?”“Mir! Dengan langkah lemas, ku beranjak ke kamar Mirna, dan ku lihat Mirna telah siap meninggalkan kamarnya menuju kamar Mamanya.“Silahkan, Ka!” sapa Mirna mempersilahkan aku untuk tidur di kamarnya.“Makasih, ya Mir!” sapaku saat ia ke luar dari kamarnya.Mirna hanya melempar senyum saat berlalu dari hadapanku. Sementara menunggu, Tante Hana menyuguhkan secangkir teh hangat dan sedikit makanan kering kepadaku. Tadi sore,Mirna pesan sama tante, minta tolong menyampaikan ke kamu bahwa private malam ini ditiadakan dulu…” Penjelasan tante itu cukup mengagetkanku.Dalam perasaan gugup bercampur birahi yang menggoda, tiba-tiba tante Hana yang duduk di atas tubuhku yang terbaring di sofa ruang tamu itu, tante melepaskan bajunya sehingga payudara putih




















