Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. XNXX Jepang Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. Selera makanku mendadak punah. Kuperhatikan ada inisial huruf M tertulis di sandal jepit itu. “Ini dia mujahidah (*) ku!” pekik hatiku. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku. Selalu saja, kalau tak keasinan, kemanisan, kalau tak keaseman, ya kepedesan!” Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu.“Sabar Bi, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. “Ummi… isteri sholihah itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga. Diam-diam hatiku kembali dirayapi perasaan berdosa karena selama ini kurang memperhatikan isteri.Ya, aku baru sadar, bahwa semenjak menikah belum pernah membelikan sepotong baju pun untuknya.
















