Anisa menciumi pipiku, bibirku, lalu membisikkan kata
” Aku suka kamu ” Aku juga membalasnya dengan kalimat mesra yang tak kalah indahnya. Dan setelah dia memebersihkan ‘Ms. Bokep Thailand Penny’ku sepanjang perjalanan di Taxi itu. Acara liburan ini sebenarnya amat tidak didukung oleh cuaca. kata orang dia lesbi.Aku menuruti permintaan Anisa. Kami pulang dengan mengambil jalan ke desa terdekat dan pergi ke kota terdekat agar tidak bertemu dengan rombongan yang terpisah itu. Kami saling ganti posisi, Anisa meminta aku dibawah, dia diatas. Dia menyodorkan uang dua lembar lima puluh ribuan, aku menolaknya, biar aku saja yang membayar Taxi itu. Kami mendapatkan tempat ditepi jurang terjal dan ada goa kecilnya, serta ada sungai yang bening, tapi rimbun dan nyaman. ” Akh enggak” jawabnya sambil melepas ‘Ms. wow…Anisa dalam suasana dingin itu membuka seluruh pakaiannya guna diganti dengan yang agak kering. Aku setuju. Aku tersenyum saja. Penny’ku dalam-dalam. Tapi ada satu temanku yang curiga, demikian para guru. Kami sepakat untuk menjodohkan anak kami




















