Aku gelagapan, tapi aku tidak berusaha menghindar. Kompornya meledak. Bokep Jilbab/Hijab Aku keluar saja. Mbak Narsih jongkok di WC, pintu kututup. Seminggu kemudian Mas Pras pulang. yang terbungkus di bra hitam itu bulat putih dan besaar. Karena tak ada lagi yang mesti dikerjakan lagi, iseng-iseng aku nyetel radio kecil di meja tamu (Kakak gak punya tivi)
Emalah dengerin radio.sana belanja ke warung aku diberi daftar belanjaan. jadi ingat kejadian di kamar mandi kemarin. Kok belanja sendiri. Padahal Mas Pras dan Mbak Narsih itu putih semua. Kompor bisa menyala lagi. Kuuuunnnnakuuuuuuuuukeluar.. dingiiin, Kun. Sehari-hari di rumah sempit itu menemani kakak ipar yg baru seminggu ini kukenal. Kun, terus saja gosok dan putar-putar di situ, biar bersih. Baru kali ini aku melihat dengan jelas dan dari dekat, wanita setengah telanjang. mungkin sudah pembawaan. Mbak Narsih mengulang lagi. Apalagi kedua tangannya diangkat naik karena takut telapak tangannya yang luka terkena air, sehingga keteknya yang bermbut tipis itu terbuka lebar.




















