Kamipun akhirnya mandi bersama saat itu dengan air hangat dari shower kamar mandi.Marcelpun juga gosok gigi saat itu dengan alat mandi yang sudah dia bawa sebelumnya. Bokep STW Untung saja kami sudah selesai MLnya, hha… kalau ketahuankan bisa-bisa kami dinikahkan dini, bisa gawat, wkwkwk.Singkat cerita pada malam itu Marcelpun tidur dirumah sakit bersama ayah dan ibuku. Marcel dengan telatenya membersihkan vaginaku dengan tanganya. Tusukan penis yang mengoyak vaginaku dan remasan tanganya pada kedua payudaraku membuat aku lupa kalau aku sedang sakit. Selain itu aku orangnya juga supple dan friendly. “ Nggak papalah Yah kan udah ada Marcel, biar Marcel yang tungguin dulu, Ya nggak Cel, ” ucap ibuku menambahkan.“ Oh iya Tante, nggak papa kog lagian aku juga nggak ada acara, dan aku juga udah bilang sama mamah papah kalau aku mau jenguk Litha Tante, ” ucap Marcel dengan senang hati.“ Yaudah kalau gitu ayah sama ibu pamit ya Dek, Cel, ” ucap ayah kepada aku dan Marcel.




















