“Selamat malam Om, Tante dan juga Ananda” tegurku sopan. Bokepindo Betapa beruntung aku bisa duduk berduaan di dalam taxi dengan seorang gadis cantik yang begitu banyak di dambakan oleh setiap cowok yang ada di kampus. Dengan santai aku duduk sambil menikmati segelas coklat hangat dan sepotong pancake nanas kesukaanku. Di dalam taxi aku terdiam sambil melamunkan kejadian yang barusan aku alami. Di tengah asyiknya aku menikmati makanan, tiba-tiba telah berdiri temanku yang bernama Dina dan seorang yang telah membuatku terpaku sebelumnya. Ananda sempat terpaku, ketika melihat diriku tersenyum dari atas panggung. Ananda sempat terpaku, ketika melihat diriku tersenyum dari atas panggung. Boleh nggak kita gabung duduknya?” tanya Dina sambil tersenyum. Malam itu Ananda mengenakan gaun warna hitam yang membuat penampilannya sangat berbeda dengan saat dia ada di kampus. Ketika selesai acara, aku pamit kepada teman-teman band, kalau aku ingin menemui Ananda dan kedua orang tuanya. “Semua itu benar adanya, apalagi dengan kamu memberikan sebuah lagu romantis buat diriku saat




















