Lala cuma mengangguk lemah dan tidak berapa lama lolos sudah celana dalam mungil itu dari yang punyanya (iya kalau punya Lala, nah kalau punya emaknya?). “Nggak papa laah… itung-itung kenang-kenangan buat Escudo malang itu lhaa.. Bokepindo “What the hell?” kami dengar suara ribut orang-orang yang lagi jalan menuju ke arah sekitar pelataran parkir mobilku.Cepat langsung kuangkat tubuh Lala, sambil si kecil masih dalam liangnya kugendong dia kembali ke arah first time we have some hug and kissing tadi. Lala cuma mengangguk lemah dan tidak berapa lama lolos sudah celana dalam mungil itu dari yang punyanya (iya kalau punya Lala, nah kalau punya emaknya?). “Yaann… jangan Yaann.. Edan, lagi-lagi si Lala seperti burung yang lepas dari sangkar saja kembali teriak-teriak keenakan merasakan sodokan si kecil-ku yang makin aku bikin kencangan lagi. Yaaann sakit Yaaan… ampun Yaaan.. LALA IS BACK! Kulumat bibir sensitive itu, “Hhmm… it’s so good taste,” kujilati semua yang becek-becek di liang maupun di selangkangannya Lala (bisa dibayangkan




















