Evi hanya menggelengkan kepala, seolah tidak bersemangat menanggapi kehadiranku. Sex Bokep Ntar dicari mama lho, besok lagi aja yah.” Jawabku, karena sudah malam.Sebenernya pingin juga sih, nonton berdua dengannya. aku cari kemana-mana tidak ada satu kamarpun yang berisi makhluk cantik bernama Evi. Aku hanya sanggup menganggukkan kepala. Akhirnya kami memisahkan diri dari keramaian. Evi hanya menggelengkan kepala, seolah tidak bersemangat menanggapi kehadiranku. “Yah, udah malam, Vi. Mengapa bukan Hendra atau Rudi yang mereka perebutkan?Untuk menebus kesalahan, akhirnya aku mengabulkan permintaan Evi untuk mengantarnya ber window shopping ke Cirebon Mall. Kalaupun tidak bertemu, kami tetap berkominikasi lewat telepon. Sesekali bibir Tia mengecup keningku dengan hangat dan tangannya membelai lembut setiap helai rambutku. Dari awal kedekatanku dengan Tia ini yang membuat perasaan kami berbeda, karena tidak bisa sedetikpun kami berpisah.










