Imron kembali menjinakkan Ivana, diambilnya bantal yang dipakai menutupi tubuhnya dan dibaringkannya kembali gadis itu. Bokep Tante Gadis itu kembali menyilangkan tangan ke dada menutupi daerah yang tinggal tertutup bra warna krem itu. Kini Imron menyusupkan kepalanya lewat ketiak kanan gadis itu dan mulutnya menangkap payudaranya. Pak Hermawan tidak menyangka dan berpikir sejauh itu bahwa kenikmatan yang direguknya sore itu hanyalah sesaat, sedangkan dosanya harus ditanggung oleh anak semata wayangnya, Ivana. Matanya terpejam dengan air mata membasahi kelopak matanya. Martin beberapa kali membujuknya tapi tidak ada hasil, akhirnya dengan hati hancur, setelah kelulusannya tak lama kemudian, pemuda itu pergi ke luar negeri meneruskan studinya sekaligus untuk melupakan kenangan-kenangan manis yang pernah dia lalui bersama Ivana. Dengan mudah Imron menyingkirkan tangan Ivana yang menghalanginya, lalu cup bra itu diangkatnya sehingga payudara 34B dengan puting kemerahannya itu terekspos jelas.




















