Celana dalamku sangat kuyup. Bokeb Aku mendesah-desah. Spermaku semakin mendesak ingin keluar. Hhoocchh.. Aku berkesempatan mengunyah-kunyah sebelum menelannya.Sesudah kering kondom pertama, kuraih kondom ke dua dan seterusnya. Gumpalan demi gumpalan sperma Oom Bonny kembali meleleh dalam mulutku, mengaliri tenggorokanku. Aku ingin cari pelabuhan yang nyaman untuk melepaskan birahiku. Bukan main. Aku nanar memandang isi bingkisan di tanganku itu.Kini aku mencoba merabai kondom-kondom itu. Aku terbangun. Aku yakin inilah kondom bekas yang dipakai majikanku. Kulakukan apa yang pernah kulakukan. Rasanya aku tak ingin melepaskan pandanganku pada apa yang kini dalam jepitan tanganku.Aku dekatkan kondom itu ke mukaku. Hhh..Akhirnya seperti ada yang menuntun, tanganku bergerak sedikit ke atas mengikuti wajahku yang juga tertuntun untuk mulai mendongak. Kudapatkan tisue bekas, ada kertas-kertas buangan, ada beberapa serpihan plastik bekas makanan dan lainnya yang tidak punya arti bagiku. Dan aku beteriak.. Dan, aahh.. Mulutku berbusa menggigiti kondom bekas itu.. Aku meraih apa yang kuinginkan.., Air mani Oom Bonny telah kukecapi dan kulumat.




















