Tapi karena faktor usia, saat ini beliau sedang tergolek lemah di kampung.Tiba-tiba ingatannya kembali ke Nani, ia belum mengucapkan apapun kepadanya apalagi terima kasih setelah ia menjadi dewa penolong baginya. Bokep Family Barulah ia sadar akan apa yang terjadi, ia telah menghianati suami, telah menyerahkan sesuatu yang seharusnya hanya ia berikan kepada suaminya tidak kepada warno, menunduk ia sambil menangis.Sementara warno tidak tau apa yang harus dilakukan, ”maafkan aku mbak…maafkan aku, hanya itu yang keluar dari mulut warno. Tampaklah oleh Nani tubuh hitam, kekar karena sering menarik gerobak sayur milik warno mengkilap karena keringat dan torehan cahaya matahari. ”Kamu nggak salah warno, aku yang salah”. Sementara Nani tersenyum sambil memegang kedua payudaranya menyuguhkan kepada warno seakan menantang.Sejak kejadian itu mereka, beberapa kali kembali mengulanginya setiap ada kesempatan, kadang di petakan Nani, kadang ditempat warno, bahkan mereka pernah melakukannya di rel kereta api belakang pasar tengan tetap berpakaian.Pernah suatu ketika hasrat Nani begitu menggebu, kebetulan pasar sudah mulai sepi karena sudah




















