“Maaf Cinta telat”. Bokep Indo Terbaru Sekilas dilihatnya jam di dinding hampir menunjukkan pukul 1 siang. Laki-laki itu adalah Om Ridwan. “Ini Om Ridwan”.Cinta terkaget mendengar nama itu. Setelan itu jelas terlihat mahal. “Boleh deh Om, Cinta juga gak ada acara kok”. Sambil tergagap ia hanya menjawab singkat, “Gue musti buru-buru nih, gue musti balik lagi ke kantor”. Hanya saja kali lebih lebar dari sebelumnya. Itu sebabnya Felisia juga menjadi sedikit agak bebas dan liar dalam bergaul. Untungnya mereka bisa kompak bersandiwara untuk berpura-pura tidak saling mengenal. “Boleh deh Om, Cinta juga gak ada acara kok”. “Hei Ridwan, gila udah keluyuran aja lu jam segini”, sapa Om Rudi menyapa laki-laki itu sambil menepuk pundaknya“Eh Rud, lu sendiri ngapain disini?”. Dia sendiri di hotel itu juga melakukan hal yang sama seperti dilakukan oleh Om Ridwan. Sampai akhirnya ketika ‘senjata’ itu berhasil dibangunkan, beberapa goyangan pinggul Cinta dengan cepat membuatnya ‘mati’ kembali.“Gak apa-apa kok Om, mungkin Om lagi capek”.




















