besok Iyan jemput Lala deh ke sekolah… Iyan sayang sama Lala,” aku pamitan ke Lala. Vidio Bokep Lala sempat kaget juga merasakan si kecilku bisa ngeblow seperti si sempitnya (maklumkan perawan sekali dia, ‘ex’ maksudku ).Sekitar 8-9 kali si kecil menegang mengeluarkan sperma di dalamannya si Lala. Lala pun langsung menggigit bahuku dan menancapkan kuku-kukunya di punggungku sambil mempererat pelukannya ke tubuhku. “Aaahhh…! “Ssppphhh… slluurrph… Pok!” aku mulai menghisap-hisap liangnya sambil kusedot lalu kulepaskan sedotanku dengan cepat. pembaca juga ikut mikir doong!). Bunyi liang basah yang bergesekan dengan si kecil diikuti dengan teriakannya yang menggema membuat pelataran parkir itu sudah seperti panggung concert music deh.“Ooohh… Lala sayaang… Iyan sudah tidak kuat lagi nih,” setelah sekian lama aku akan merasakan KABOOM (istilah orgasme si kecilku) pada kemaluanku di dalam sana. “Iyan,” sahutku pendek. “Hgh.. Ada tiga cewek yang cute juga sih ikut di belakang Lala (sumpah aku tidak naksir salah satunya kok, ketiganya mungkin hehe..




















