Aku sudah tidak bisa membedakan lagi ini mimpi atau bukan karena rasa nikmat yang kurasakan begitu nyata. Tomang mengangkat kaki kiriku ke atas tinggi-tinggi. Bokepindo Di dalam ruangan itu Mbah Centeng sudah menunggu sambil berduduk sila di depan meja yang ada laptop di atasnya.“mbah, kok sepi sih? Lalu Mbah Centeng pun mulai membuka pakaiannya sendiri yang seperti pakaian Rhoma Irama itu. Tomang menghentikan pompaannya terhadap vaginaku dan mencabut penisnya keluar dari lubang vaginaku, sementara Cuprit mendorong tubuhku sehingga sekarang posisiku miring.Lalu Tomang tiduran di depanku dan Cuprit tiduran di belakangku sehingga aku seperti menjadi dinding pemisah di antara mereka. Hantu Wandi pun langsung menghilang meninggalkan aku dan Mbah Centeng.“oh gitu ceritanya,, i see”, ocehan Mbah Centeng.“gini aja dek Vina, lo mau gak telanjang?”.“hah, buat apa mbah?”.“supaya gue bisa ngangkat tuh bayi”.“di cessar aja deh mbah”.“emangnya gue dokter!!




















