Dia akhirya juga jadi ‘horny’ setelah kuperlakukan seperti itu.Serentak kami pindah ke kamarku, sambil sedikit berlarian dan tertawa senang. Oh sungguh membuatku tak kuasa menahan kenikmatan itu!Aku memang terkadang sering mencukur rambut-rambut yang ada di sekitar vaginaku, jadi hal itu memudahkan Mira menjalankan aksinya. Film Porno (katanya terlalu mikirin belajar, padahal sih kan memang harus).Terus, siang itu karena bete banget habis kuliah, ya aku langsung saja pulang! oohh..!” desahnya di telinga kiriku pelan, suara serak basahnya yang membuatku semakin ingin memberikan nafsu juga padanya.Suara Mira benar-benar membuatku semakin nafsu, tampak kami sedikit berkeringat karena memang agak tegang melakukan ini.Kuhisap dan kujilati keringat yang seperti embun itu di pahanya.“Ohh, kamu betul-betul bidadari, Mira sayangku..!” tukasku.Tak hanya itu, Mira pun membalas dengan membuka restleting daster di punggungku. Mira lantas membalikkan tubuhku, kini kami berhadapan, kami mulai lagi berciuman.Mira sengaja menindihku dengan menghimpitkan payudaranya ke payudaraku sambil tetap mencumbuiku.




















