‘Sini donk’, isi sms itu. “Hmm, pakai kondom aja deh klo Kiki takut…”, katanya lalu ia bangkit dan mencari kondom di laci mejanya.Antara ketakutan dan sedikit lega, paling tidak Candra tidak bisa menghamiliku jika ia menyemprotkan spermanya di dalam liang vaginaku. Bokep Indo “Baguskan, masih fresh…”, kata Candra.Aku pun mulai kembali berlinang air mata, entah apa dosa ku hingga diperlakukan seperti ini. Aku masih sedikit jijik jika harus menyepongnya. Air mataku mulai menetes karena aku tidak mampu melawan Candra, walau pun tubuhnya kurus, namun tindihannya kuat, aku tidak bisa bergerak.“Tolong jangan….”, aku memohon dengan terisak-isak. Air mataku terus mengalir. Benar, itu sms dari Chandra. Sedikit penasaran aku akhirnya memberanikan diri untuk keluar dari kamar kost ku dan coba turun ke bawah.




















