Aku tak mau menikah lagi… Mama sudah ada. Dibopongnya aku kembali ke kamar tidurku. Bokep Ojol Bulan depan untuk satu mingu dan bulan depannya lagi untuk tiga hari dan seterusnya tiap bulan tiga hari minum ramuannya. Kepalaku ditariknya kuat-kuat dan penisnya terbenam di dalam. Kami tak bersuara sedikitpun. Enak, sayang…” desahnya.Aku terusmelakukannya dan aku juga merasakan kenimatan. Aku merasakan sesuatu yang sangat berat. Aku tak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya, setelah menjelang subuh, kami belum juga memejamkan mata. Aku menjambak rambutnya. Sudah tujuh tahun lebih kami melakukan persetubuhan dengan rahasia yang ketat. Dodi mengelus-elus perutku, terus ke bawah. Aku tak bisa berbuat apa-apa. Temanku itu terperanjat. Aku diperlakukannya seperti anak kecil, seperti cucu anakku sendiri. Kulepas handuk Dodi dan aku menaiki tubuhnya sembari memeluknya.“Kita ulangi, Ma?” katanya lembut seperti mengejekku.“Kamu yang memulai, sayang. Aku mulai perlahan mengulumnya dan memasukkannya ke dalam mulutku. Aku memberinya lotion. Aku menelponnya.




















