Ternyata bener. Ririn setuju dengan syarat yang sama. Bokep Ojol Mas K menyarankan untuk melepas baju seminim mungkin. Kami mulai sadar bahwa cowok-cowok mengarahkan pandangan kepada kami, dan kami menyukai hal tersebut. Namun karena risih, kutolak permintaannya. Bahkan pernah sekali saya dan Aluh pernah sengaja mencopot bra, lalu mengoles krim pelembap di dada, sambil sesekali melirik ke arah pintu berdoa semoga cowok itu masih di situ.Temen-temen cewek lain tertawa cekikikan sambil memuji kenekatan kami. Kata mas K, kalo kami udah siap, dia bisa bantu kapan aja. Setelah melewati puncak, kulayangkan pandangan ke Aluh, Ririn, dan Anik. Aku tambahin, kalo udah pernah, yang belum itu aslinya. Aluh, aku, dan Anik sedikit iri dengan keberuntungan teman kami yang pemalu ini.Sementara Ririn sedikit tersipu namun kelihatan kalo dia menyukai pujian mas K. Sesekali kami bergantian melongok ke jendela, mengecek apa “calon penonton” sudah datang.Jam 9 kurang sedikit terdengar suara pintu gerbang dibuka. Masih teringat jelas bagaimana sang tokoh merendam ‘barang’nya dengan teh basi




















