Kalo mau makan ada tuh, jangan sungkan-sungkan anggap rumah sendiri” kataku sambil meluruskan badan. Aku membuka sedikit, pemukul baseballku di tangan kiri. Bokep Tante Kemudian aku medaratkan mulutku kemulunya dan disambutnya. Jarang polisi seperti ini. Ku ambil celana panjangnya dan mencoba menggenggam bagian bawahnya.“Sudah kering.” Kataku menghadap dia.“Hmmm, kamu ingin aku cepat pergi” katanya sambil melangkah ke arahku namun matanya tak lepas dari kontolku yang tampak jelas masih tegang, dari tonjolan celana pendekku yang tak ber CD.“ Bukan!” aku jadi serba salah, “serba salah ngomongnya” lanjutku sambul senyum.Dia menempelkan badannya ke tangan kiriku. Lidahkupun menjalar ke pangkal telornya kea rah duburnya. Memaju mundurkan kepalanya. Telornya aku jilat kemudian. Aku kemudian melorotkan badanku lagi.




















