balikan Crot di Mulut Tante Jilboobsr: memori, janji, tumbuh. Bokep Visual nostalgik, musik melankolis. Minus: flashback sering. Tetap relatable. Klik mulai.
“Tumben nih cafetari rame, sampai nggak ada satupun meja kosong” Kata Dina menambahkan. Aku hanya terdiam mendengar penjelasannya, sambil tersenyum lembut menatapnya. “Ananda sebaiknya kita pulang yah” kataku pelan. Aku hanya terdiam mendengar penjelasannya, sambil tersenyum lembut menatapnya. “Dan dia ini Diet, mahasiswa pindahan dari Jakarta yang mengikuti orangtuanya karena pindah tugas” Jelas Dina kepadaku. Tak mengherankan jika, kalau Ananda mendapatkan kasih sayang secara penuh baik dari papanya dan juga Mamanya. “Diet, kalaupun banyak cowok yang mengejar-ngejar aku, aku punya hak juga khan buat menolak?” tanyanya lagi. Setelah selesai aku menyanyikan lagu itu, bersamaan juga saat aku bersama grupku mendapat kesempatan untuk break di session pertama. “Kamu juga tumben Diet makan sendirian, biasanya khan sama grup band kamu?” kata Dina lagi. “Ananda sebaiknya kita pulang yah” kataku pelan. Lepasin tangan Ananda” tegurnya mengingatkan.




















