Dengan terburu-buru aku masuk dan menutup pintu. Sex Bokep hahaaaa”, Ardi tertawa. ”
“Ya udah.. ”
“Rencana gua sih mau ngasih obat perangsang ke elo, terus kita maen sampe pagi…. Tubuh kami berhadapan, dan aku duduk di pangkuan Ardi. Indra kaget sekali mendengar suaraku di telepon, apalagi ketika aku meminta datang malam itu juga.Aku tiba di apartemen Indra sekitar jam 11-an. Saat aku bangun, Ardi terdengar sedang berbicara di telepon di ruang tamu. Tiba-tiba Ardi dengan keras memeluk tubuhku, terasa kemaluannya mengeras di dalam tubuhku dan cairan hangat mengalir ke dalam rahimku. Pasti mama & papaku mengira aku minum narkoba atau obat terlarang lain. “Wah.. koq engga nelepon-nelepon”
Aku tersenyum mendengar Ardi yang nyerocos. Ardi hanya tersenyum,”Ronde kedua ness ?”
Aku hanya bisa mengangguk, Ardi dengan lengan-nya yang kuat mengangkat tubuhku ke ranjang. Seksi sekali rasanya ada cowok yang berorgasme di dalam tubuhku.Kami berdua berbaring berpelukan di ranjang Ardi sambil mengejar napas. Saking terangsangnya, aku segera meloroti celana Indra tanpa ba-bi-bu.




















