5 menit dari sekarang! Bokep Mama thanks ya?!” Dina berteriak histeris sambil lari keluar. Segala gerakan gadis itu ditangkap matanya dan dialirkan ke otaknya dalam format gerakan erotis.Tiba-tiba salah seorang dari mereka tersingkap roknya. Saya mau keluar beli permen di sebelah halte itu.” Dina mengangguk pelan dan matanya menatap layar TV kecil penuh harap. “Aku bukan gadis bayaran Rud..” katanya sambil mulai menangis. Ini kunci mobil. Mereka menyerupai segerombolan kera besar daripada manusia. Ia bisa mendapatkan apabila ia ingin, tentunya dengan proses yang wajar, karena Rudi sangat menghindari ‘sex shopping’ atas alasan-alasan tertentu. Sekilas teringat pesan ibunya untuk menjaga diri, dan bayangan pacarnya yang tidak menjemputnya. Diperhatikannya dengan seksama paha bagian dalamnya.. Diambil KTP dari saku Dina lalu sambil diselipkan ke dompet ia mengeluarkan 3 lembar seratus ribu rupiah sambil mencium pipi Dina.“Ini buat kamu.” Dina menolak sambil terkaget- kaget.










