Media ini dan Cantika pun lalu kembali ke pelabuhan rakyat. Bokeb Dia pilih-pilih. Aku bisa juga nabung,” katanya.Diakuinya, pelanggan di kapal bule tidak cerewet. Kulitnya putih dgn rambut panjang yg dibiarkan terurai.“Ah, gag apa-apa, kita berangkat sekarang atau ada yg ditunggu lagi?” kata Cantika, ramah.“Sekarang saja, kita berempat saja kok,” jawab Rasmi.Speedboat dipacu Cantika dgn kecepatan normal menuju arah utara. “Eggak semua ABK kapal mau. Kalau ada yg bermalam di kapal, besoknya aku jemput juga,” katanya.Tugas Cantika hEni antar jemput. Tampilan mereka santai, ada yg mengenakan seluar pendek selutut ada pula mengenakan pakaian safety yg berupa baju terusan seluar.Setelah mesin dibuat normal, speedboat mengikuti gerakan gelombang perlahan merapat ke sisi kanan belakang kapal. Tangga berupa tali putih yg mengikat pada papan kayu sebagai pijakan diturunkan sampai mencapai speedboat. Aku bisa juga nabung,” katanya.Diakuinya, pelanggan di kapal bule tidak cerewet. Dia tengah menunggu sekelompok wanita muda yg memesannya untuk mengantarkan mereka ke laut Balikpapan.“Ada kapal bule, Mas.




















