Kupikir sambil menunggu kamar mandi kosong, lebih baik aku berbaring dulu melepaskan penat di kamar. Sementara itu tangannya mulai membuka satu persatu kancing blus yang kupakai. Bokep Family Gue tidak pernah nganggap elu kakak gue. Dia mulai meremas-remas kedua belah gumpalan pantatku yang memang montok itu.“Ouh… Ouuh… Jangan, Don! Aku yang seperti tersihir, semakin menggerinjal-gerinjal dan merintih tatkala ia menciumi ujung buah dadaku yang kemerahan. Ayah dan kakak tiriku itu sama-sama menghunjam tubuhku yang tak berdaya dari kedua arah, depan dan belakang. Memang rasanya kepalaku sudah mulai tidak sakit lagi. Aku bangkit dan segera berlari menghambur ke arah ayah tiriku.“Sudahlah, Mer. Lalu ia pergi begitu saja meninggalkanku yang langsung saja merapikan pakaianku kembali. “Ini cewek lagi mabuk”, katanya kepada petugas keamanan diskotik yang menanyainya. Setelah diopname selama dua hari, ibuku wafat meninggalkan aku. Tolongkah aku, wahai pembaca yang budiman! Aku hanya bisa menengadahkan kepalaku menghadap langit-langit, memikirkan nasibku yang sial ini.“Aaarrghh… Rio!




















