Ok, sori gue gak sadar,” jawab Susan terengah-engah, jelas Ia sudah mabuk. Bokep Indonesia Bukan dia yang setiap malam dibayangkan Nick berbaring di sampingnya. Jim, sang Purchasing Manajer dari X-Com, toko komputer tempat Nick mencari tambahan uang saku, berkacak pinggang di hadapannya.“Thinking of her, eh??”“None of your business, Jim.”“Emang bukan sih, tapi Boss ngomel tuh ngeliat kerjaan elo belum beres. Tetapi Susan membalikkan tubuhnya, kini punggungnya yang telanjang menghadap Nick.“Nick, don’t…..” cegah Susan. Kartu nama itu sendiri menjadi semacam lelucon bagi mereka, karena pada prakteknya sehari-hari mereka saling menggantikan tugas temannya yang berhalangan, bahkan si Boss sendiri sering turun ke lapangan bila Jim atau Nick berhalangan.Sering Jim bercanda bila ingin mencetak ulang kartu nama yang sudah habis, bahwa Ia ingin ‘menaikkan’ jabatannya sendiri menjadi boss.Nokia 70 di saku Nick bergetar. Nick menyalakan mobilnya, sambil menunggu mesin mobilnya panas, Ia mencabut sebatang Mild Seven dari saku bajunya.Setelah asap rokok memasuki para-parunya Ia merasa sedikit lebih rileks.




















