Kemanapun tampilannya selalu modis dan wangi. Setelah mandi aku masuk kamar dan kulihat Rosa sedang berdandan untuk ke kantor. Bokep STW Betapa capeknya dia selama ini mengurus ketiga orang anakku, dia melakukannya tanpa mengeluh sedikitpun. Sambil tersenyum, silih berganti mereka mendengarkan keluhanku.“Itu karena kamu terlalu monoton Adi, terlalu lurus berumah tangga. Aku ikut senang dan mendukungnya. Warna kesukaan Yuni.Dengan terkejut dan mata berbinar-binar Yuni membuka kadonya” Wah, surprise nih mas. Meski baru sehari aku tidak merasakannya, serasa setahun aku tidak menikmati masakan lezat itu.Ku lihat bola matanya lebih dalam, kulihat sorot mata kelelahan. “Bapak nggak makan, pak?” sapa mbok Rusti.“Nanti saja mbok nunggu ibu datang”“Sebaiknya bapak makan duluan, ibu kan biasa pulang hampir tengah malam, bapak bisa kena sakit maag kalau menunggu ibu pulang” saran mbok Rusti kepadaku.Benar juga sampai jam 22.00 Rosa belum juga pulang, akhirnya kusantap juga makanan yang sudah disiapkan mbok Surti sejak tadi, rasanya hambar dan dingin sangat berbeda dengan masakan Yuni istriku.




















