Namun dia paling terkejut melihat penampilannya sendiri. Bokep China Hanya rambutnya saja yang tidak diapa-apakan.“Apa… apa-apaan ini…” bisiknya kepada diri sendiri. Anak buahnya sudah berhasil mengusir semua orang selain polisi yang merubung TKP. Si Jaket Hitam mencolek bahu laki-laki gendut itu dan mengajaknya bersalaman.“Selamat ya Bung, debut anak buah Anda sukses,” kata si Jaket Hitam.“Hehehe, dia kan jadi anak buah kamu sekarang,” balas si gendut.“Sesuai perjanjian, Anda boleh gratis pakai dia kapan saja,” kata si Jaket Hitam lagi.“Habis ini, ya? Kamu mau, Kiani?”Kiani tidak bisa ngomong karena mulutnya disumpal celana dalam, dia hanya menggeleng sambil memandangi Jaket Hitam dengan tatapan benci.“Tidak?” kata si Jaket Hitam sambil tersenyum mengejek. Rasa malu mulai melanda si polwan. Nggak bisa gitu dong. Kiani menjerit-jerit selagi tubuhnya yang dikekang terguncang-guncang dan penis si Gondrong merojok saluran pembuangannya. Andai tangannya tidak terikat ke tali yang menggantung, mungkin Kiani bakal ambruk ke lantai.“Hei lonte!




















