Hingga akhirnya Evi mengalami orgasme yang kedua kalinya dengan desahan puas yang cukup panjang dan melepas kulumannya.“Ren, Masukin penismu dong Ren, jangan buat aku tersiksa” racau Evi di antara desahannya.Akupun mengatur posisiku. Bokep Family Akupun mencoba bangkit karena aku tak tahan melihat payudaranya yang putih. Akupun segera melumat bibirnya sambil tanganku meraba payudaranya. Desahan dan nafasnya semakin tak beraturan.“Terus Ren, aku sebentar lagi sampai”.Akupun mempercepat gerakanku dan tak lama Kaki Evi yang melingkar di pinggangku menguat begitu juga pelukannya. Evi pun mendesah dan makin cepat mengulum penisku sambil sesekali tangannya memainkan buah zakarku. Pelan-pelan aku mencium aroma wangi dari tubuh Evi yang segar setelah ia mandi. Seminggu setelah aku tinggal di tempat kost itu barulah mulai petualangan seksku.Siang itu seperti biasa aku pulang kuliah dan tiba di tempat kostku. Tapi itu tidak berlangsung lama padahal penisku sudah siap dan tegang lagi.“Di simpan buat lain kali aja ya Ren”, katanya ketika nafasku mulai kembali tidak beraturan.




















