Hari ketiga di rumah sakit Sherin sengaja datang membesuknya. Bokep Crot Sherin menaruh kembali bantal itu dibawah kepalanya.“Salam buat iblis di neraka” katanya sambil menutup mata pria itu.Setelah menyisir rambutnya, iapun keluar dari kamar itu dengan hati puas telah membalaskan dendamnya. Saat itulah lidah Pak Udin menyeruak masuk dan langsung menyapukan lidahnya di dalam mulut. Dia membuka mulut selebar-lebarnya untuk memasukkannya.Sherin mengoral penis Jabir sambil tangan satunya mengocoki penis Pak Udin. Sapuan lidah itu membuatnya merasa lebih nyaman dan memberinya rangsangan setelah rasa nyeri barusan. Jabir menggendong tubuh telanjang Sherin dengan kedua lengan kekarnya sambil berjalan mengikuti Pak Udin yang menuntun mereka ke kamar gadis itu.“Wah asyik yah kamarnya enak, ber-AC lagi !” komentar Pak Irfan begitu memasukinya. Spontan diapun membalik badannya dan menepis tangan itu. “Ngga, kali ini santai aja, ayo dong Non…naik sini !” perintah Pak Udin yang berbaring telentang sambil menunjuk pada penisnya.Sherin pun naik ke tubuh tukang kebunnya itu.




















